silencieux

Monday, November 27, 2006

There Was A Time...A Very Short Confession

Roll the dice
Hit the card
So nice
Though its so hard

I'll tell you what it's all about
It's the world of:
"Goes light, head south, one night, fall out"

Faith--Dice--Wait--Lust

Screw them...though i'm a cooler
I'd quit...YEAH, QUIT

Wednesday, November 22, 2006

Buta

Kenapa ku Peluk panasmu?
Kenapa ku kecup sunyimu?
Adakah kiranya ku kan terbebas?
Terongko ini terlalu rekat untuk ku tebas

Sendu menderu gejolak kalbu
Terengah aku, lalu membisu
Tak ada guna alirkan syahdu
Semua kan hanya tambah sembilu

Melayang kering itu
Lukai tubuh nan layu
Terhempas daun itu
Seiring dendang solankhi mendayu-dayu

Semakin dalam aku terjebak
Lingkaran penuh biru pun menyeruak
Ku coba tuk terus mendaki
Ku tahu pasti apa yang ku cari

Lantang ku terdiam
Membisu ku teriak
Merangkak ku berlari
Menyelam ku di udara

Semua semakin terang
ketika ku terbang dalam birunya samudra
Dalam, semakin dalam ku tahan,
namun himpitan arus itu menekan

Terhimpit, terhimpit, dan terhimpit
Dalam, dalam, semakin dalam
Terlena ku atas siksanya
Walau ku tahu segalanya menyempit

Ku buka lebar-lebar mataku
Namun pandang ini mengabut
Terpejam akhirnya ku memilih
Ku bersyukur; semua menjadi jernih

Wednesday, November 15, 2006

Questions

Howling wind struck my trembling feet
I don't know what to do if we should meet

What i'm doing here?
Fogging up into another?
Moving on to the circle ends thats bother?
Or is it just for your laughter?

Will you soon be gone?
Or it's just my reckless heart that can't holding on?

Wednesday, November 08, 2006

Beriak Jerit Sunyi

Haruskah ku lanjutkan langkah?
Hampiri kebahagiaan yang ku harap menantiku?
Denganmu... ku tahu 'kan bahagiakan hidupku
Namun sekarang harapan itu hancur sudah

Dengan cintanya yang masih memeluk duniamu
Ku merasa inilah akhir dari langkahku
Langkah kelabu yang senantiasa hinakanku,
karena berusaha menggapaimu

Jika penat itu penuhi keningmu, hancurkan hari-harimu
Ketika kekecewaan merasuki sendi-sendimu, dan hilangkan indahmu
Datanglah kepadaku...
'Kan ku usir penat itu, ku bangun kembali hari-harimu
'Kan ku selami sendi-sendimu dan bangkitkan kembali indah itu

Jika semuanya telah kembali
Dan kebahagiaan memelukmu erat--erat sekali
Hindari... jauhkanlah jiwaku dari anganmu
Bahagiakan dunianya kembali dengan senyummu yang sempat hilang itu

Dalam sekali rasa ini kekasih
Betapa indah bagiku semua tentangmu;
Ku tahu kau 'kan mengerti
Tak terlukiskan kecewanya hati ini menatapmu,
mencoba lepaskan kalbu dari jerat duri

Tak perlu kau ragukanku kasihku
Tak perlu kau jalani kebahagiaanmu bersamaku--jalanilah itu dengannya
'Ku telah cukup bahagia dengan ciptakan kembali kebahagiaanmu,
yang kini kau jalani bersamanya

Tak perlu kau berpikir telah menyakitiku
'Ku telah cukup bahagia dengan ciptakan kembali indah bahagiamu itu

Izinkan hati ini berkata:
"Peluklah jiwa ini dengan air matamu;
izinkanlah jemari ini, hati ini, rasa ini mencoba 'tuk hapuskannya
dari pipimu, hatimu, jiwamu
Jalanilah kekecewaanmu, kesedihanmu--semuanya denganku
'Kan ku coba hiasi lagi duniamu dengan bahagia itu,
lalu pergilah dengannya--bahagiakan dunianya."

Untukmu kasihku, malamku:
"Tataplah bintang redup di malammu
Lakukan itu, dan kau telah ciptakan senyum sendu nan tulus dari pudarku
untukmu."