Sunday, June 01, 2008

"#...!!!"

Dalam pekat ia melesat
Melayang landai menuju kiblat
Meresap harap kan segera erat
Tak sadari kiblat telah merekat

Kerlip malam itu jatuh
Ciptakan lubang menganga setelah bunyi gaduh
Penantian tak pernah merapuh
Walau seluruh kalbu bersimbah peluh

Puing-puing kepedihan kembali tegak
Kokoh menjulang layaknya tonggak
Dalam hati harap nuansa mendongak
Menanti hari semua kan meledak


0 Comments:

Post a Comment

<< Home