Saturday, May 05, 2007

Dia VI (For My Stupidity)

Tiga tahun atau hampir tiga tahun perbedaan kita; atau mungkin lebih tepatnya jarak kita. Harusnya aku yang lebih tua, "but hell, we don't really care much 'bout the system, right?" Kita tahu; "When everything comes to an end" semuanya bukan karena jarak kita.

Sebenarnya apa yang membuat semuanya berakhir? Apakah diri ini terlalu bodoh untuk menyadari apa yang membuat semuanya berakhir? Apakah salah kiranya diri ini jika berharap 'tuk bisa memberikan yang terbaik untukmu? 'Kan ku lakukan apapun (Asalkan diri ini sanggup) 'tuk berikan semua itu padamu, walaupun itu berarti dengan cara berpisah denganmu..!

Kau terus bertanya: "Kenapa kita harus pisah? Apa kau mulai risih dengan usia kita?"
Terus terang saja aku tersinggung dengan pertanyaanmu tololmu itu! "Bukan, bukan karena itu!" Aku akan meninggalkanmu dari dulu jika hanya karena alasan bodoh itu. Aku hanya merasa tidak bisa memberikan yang terbaik untukmu. Aku selalu merasa apa yang telah kuberikan padamu itu tidak membuatmu bahagia; rasanya semuanya seperti sebuah kesia-siaan. Aku selalu merasa tidak bisa membahagiakanmu.

Kau selalu berkata: "Kau bodoh! Aku bahagia dengan semua itu. Aku bahagia denganmu selama ini! Aku selalu bahagia melewati semuanya denganmu, bahkan aku menikmati saat-saat tersulit denganmu--aku bahagia dengan semua yang kau tampilkan; dengan semua yang kau berikan!" Miris rasanya hati ini tiap kali mendengar kau berkata demikian. Ku selalu berpikir; "apakah salah melepaskanmu?!"
Kau selalu mengulang-ulang kalimatmu itu & terakhir malam tadi dan hancur sudah rasa ini ketika mendengarmu menangis di ujung sana (tidak sepantasnya kau menangis untukku). Ingin rasanya ku kecup kembali sendu itu! Bukankah itu yang dulu selalu kulakukan tiap kali kau menangis?! Sendumu itu selalu buatku terpana; selalu ku tak sanggup menahannya.

Sekarang, cobalah baca ini: Aku tidak akan pernah bisa bahagia jika melihatmu bahagia karena lelaki lain; terus terang aku akan sangat sangat kecewa melihat lelaki lain bisa membahagiakanmu sedemikian rupa. Harusnya aku yang membuatmu bahagia, bukan orang lain. Tapi jika itu yang harus terjadi maka aku akan menerimanya!


PS: "Ingin sekali rasanya ku kecup sendu itu, lagi!"

0 Comments:

Post a Comment

<< Home