Pourquoi Pas Moi?
Ga tau pengen ngomong apaan...Ga kepikiran buat ngomong ke seseorang (entah siapa) tentang apa yang gw rasain ini; mungkin karena gw ngerasa ga ada yang bisa ngertiin gw tentang ini. Sekarang ini, gw hanya ngerasa jemari gw-lah yang paling mengerti gw.
Mengawali hari ini dengan kebahagiaan yang sangat luar biasa.
Langkah pertamaku hari ini diliputi kebahagiaan yang teramat-sangat; ku tak ingin berhenti karena terlalu bahagia.
Tapi, kenapa kebahagiaan ini harus sedemikian cepat menghilang (bukan diriku yang menghilangkannya); melayang meninggalkan diriku; membuatku ingin segera berhenti dan tidak melangkah lagi.
Sebenarnya; Tiga tahun lebih awal adalah jarak yang harus ku terima, walaupun ku tahu alangkah lebih baiknya jika lima tahun lebih lambat dariku. Dan keputusan pun telah terpatri di hatiku; bahwa telah ku terima dengan sangat sangat ikhlas yang tiga tahun itu.
Tanpa ada setitik pun keraguan, ketika itu hatiku menjawab: "YA, UNTUK INI AKU MAU."
Walaupun ku tahu aku harus berkorban demi semua ini; dan aku bisa melakukannya.
"Kenapa ku seolah bisa benar2 yakin bisa melakukannya?"
"Karena ku sedang melakukannya & ternyata aku memang bisa melakukannya; jangan pernah meragukanku ketika ku TELAH MEMUTUSKAN TENTANG SESUATU."
Mungkin ku berdosa jika bertanya: "Pourquoi pas moi?"
"Untukmu Desember 1979; tak bisakah terus melangkah dan baru menghadirkannya antara 1982 - 1987; maafkan aku telah meracau seperti ini."
Mengawali hari ini dengan kebahagiaan yang sangat luar biasa.
Langkah pertamaku hari ini diliputi kebahagiaan yang teramat-sangat; ku tak ingin berhenti karena terlalu bahagia.
Tapi, kenapa kebahagiaan ini harus sedemikian cepat menghilang (bukan diriku yang menghilangkannya); melayang meninggalkan diriku; membuatku ingin segera berhenti dan tidak melangkah lagi.
Sebenarnya; Tiga tahun lebih awal adalah jarak yang harus ku terima, walaupun ku tahu alangkah lebih baiknya jika lima tahun lebih lambat dariku. Dan keputusan pun telah terpatri di hatiku; bahwa telah ku terima dengan sangat sangat ikhlas yang tiga tahun itu.
Tanpa ada setitik pun keraguan, ketika itu hatiku menjawab: "YA, UNTUK INI AKU MAU."
Walaupun ku tahu aku harus berkorban demi semua ini; dan aku bisa melakukannya.
"Kenapa ku seolah bisa benar2 yakin bisa melakukannya?"
"Karena ku sedang melakukannya & ternyata aku memang bisa melakukannya; jangan pernah meragukanku ketika ku TELAH MEMUTUSKAN TENTANG SESUATU."
Mungkin ku berdosa jika bertanya: "Pourquoi pas moi?"
"Untukmu Desember 1979; tak bisakah terus melangkah dan baru menghadirkannya antara 1982 - 1987; maafkan aku telah meracau seperti ini."

0 Comments:
Post a Comment
<< Home